Pendapat JK Soal Meningkatnya Kepala Daerah Tersandung Korupsi

Pendapat JK Soal Meningkatnya Kepala Daerah Tersandung Korupsi

Jusuf Kalla. @Istimewa


SUARANASIONAL.ID – Belakang ini, tiga kepala daerah yang sekaligus juru kampanye (Jurkam) Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin tersandung kasus korupsi dan sudah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengunggakp terdapat dua alasan kenapa jumlah kepala daerah tersandung kasus korupsi

Pertama, semakin tingginya anggaran pemerintah daerah, yang mana pemerintah pusat menganggarkan dana pembangunan daerah sebesar Rp750 triliun. Ia menilai, angka ini lebih besar ketimbang anggaran kementerian.

"Berarti makin banyak dana proyek yang dilaksanakan daerah, maka potensi (korupsi) itu ada," tutur Kalla, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 15 Oktober 2018.

Lanjut Kalla, poin kedua adalah tingginya biaya politik saat mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Seperti biaya untuk partai politik, kampanye, dan lainnya.

"Akibat tingginya itu (biaya politik) dan ada potensi maka terjadilah korupsi," tegasnya..

Kalla melanjutkan dengan mengatakan Indonesia punya banyak lembaga yang bertugas mengawasi aparatur sipil negara dan kepala daerah. Di antaranya, Inspektorat Jenderal, BPKP, KPK, BPK, Polri, dan Kejaksaan Agung.

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi