Para Pasien Cuci Darah Telantar di RSUP Adam Malik Medan, KPCDI: Sungguh Terlalu!

Para Pasien Cuci Darah Telantar di RSUP Adam Malik Medan, KPCDI: Sungguh Terlalu!

Gedung RSUP Adam Malik Medan.@Istimewa


SUARANASIONAL.ID - Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI), Tony Samosir menyayangkan manajemen RSUP Adam Malik Medan yang menelantarkan para pasien cuci darah. Akibat tidak tersedianya alat cuci darah, dalam sebulan terakhir kondisi mereka sangat menghawatirkan. 

"Para pasien gagal ginjal tidak bisa melakukan jadwal cuci darahnya tepat waktu di RS bersangkutan," kata Tony di Jakarta, Senin (08/07).

Tony menuturkan bahwa dirinya mendapat laporan dari anggota yang juga sebagai pasien di RSUP Adam Malik kalau setiap hari Senin persoalan ketidaktersediaan alat ini sering terjadi. Pasien yang sudah datang untuk cuci darah, harus gigit jari tak bisa dilayani karena alat tak ada, dan akhirnya pulang menahan rasa sakit dan sesak napas.

Ia menambahkan, puncak kejadiannya hari ini Senin (08/07), pasien membludak, karena pasien yang terjadwal Sabtu sore dipindahkan ke Senin pagi lantaran tak ada alat untuk cuci darah. 

"Sampai saat ini, pasien cuci darah masih belum terlayani, padahal beberapa mereka dengan kondisi sesak napas dan memprihatinkan. Ini keterlaluan jika dibiarkan!" kecamnya.

Melihat fakta tersebut, pengurus pusat KPCDI melayangkan surat yang ditujukan kepada Kementerian Kesehatan dan pimpinan Komisi IX DPR RI. Surat ditandatangani Ketua Umum dan Sekjen, atas nama Tony Samosir dan Petrus Hariyanto.

Dalam surat itu, KPCDI mendesak Kementerian Kesehatan turun tangan. Rumah sakit tersebut adalah milik Kementerian Kesehatan. Hal yang memalukan rumah sakit milik Pemerintah Pusat melakukan pelayanan yang amburadul dan membahayakan keselamatan nyawa pasien cuci darah di sana. 

KPCDI juga mendesak Komisi IX DPR RI untuk memanggil Dirut RSUP Adam Malik dan Menteri Kesehatan dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dan Raker dengan Komisi IX DPR RI.

"Harus diusut kenapa ini terjadi? Apa saja kesalahan yang telah diperbuat manajemen rumah sakit yang menjadi rujukan nasional di wilayah Sumatra Utara tersebut. Kalau perlu dibentuk Panja Penyelidikan," pungkas Tony.*

Pepesan Kosong Kabinet Jokowi-Makruf

SUARANASIONAL.ID - Menyimak penjelasan Presiden Jokowi kepada para pimpinan media soal komposisi kabinet, hampir...

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi