Menganal Tanaman Bajakah, Tumbuhan Asal Kalimantan yang Dapat Sembuhkan Penyakit Kanker

Menganal Tanaman Bajakah, Tumbuhan Asal Kalimantan yang Dapat Sembuhkan Penyakit Kanker

Tanaman Bajakah penyembuh kanker


Akar Bajakah merupakan tanaman yang tumbuh di Kalimantan. Akar bajakah selalu diidentifikasi dengan mistik, yang tumbuh tersebut di Kalimantan Tengah.

Pada zaman dahulu akar bajakah telah dimanfaatkan oleh masyarakat secara turun temurun. Bajakah tidak dapat dibudayakan karena kandungannya akan berbeda dengan tanaman bajakah yang tumbuh di habitat aslinya. Tanaman ini tumbuh di lahan gambut pedalaman Kalimantan dan memiliki bentuk batang bersulur. Bajakah tumbuh dengan cara merambat meski batangnya cukup kuat.

Tanaman asal Kalimantan ini dapat tumbuh merambat mencapai ketinggian lima meter ke puncak pohon lain yang dirambatinya. Salah satu faktor yang membuat tanaman bajakah tidak dapat dibudayakan karena akar bajakah hanya tumbuh di lokasi rimbun di mana sinar matahari tidak banyak masuk kerena tertutup rimbunnya hutan. Jika dibudayakan maka kandungannya akan berbeda sebab struktur dan zat haranya berbeda.

Manfaat

Akar Bajakah mengandung 40 macam zat penyembuh kanker. Zat tersebut di antaranya saponin, denolik, steroid, terpenoid, tannin, alkonoid, dan terpenoid. Senyawa tannin maupun plafonoid berperan dengan cara melepaskan senyawa hidroksil dimana akan berikatan dengan senyawa kanker, sehingga dapat menghambat pertumbuhan kanker.

Akar bajakah dapat menyembuhkan penyakit kanker dan tumor. Hal tersebut telah diuji secara laboratorium. Ekstrak akar bajakah inilah yang dapat menghambat dan menyembuhkan penyakit tumor dan kanker.

Pengujian Tanaman

Akhir Juli 2019 dua siswa SMA Negeri Palangka Raya, Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya Maharani, yang meraih medali emas di World Invention Creativity Olympic (WICO), Seoul, Korea Selatan. Mereka mengolah akar bajakah menjadi obat yang dapat menyembuhkan kanker. Akar bajakah yang telah dikeringkan lalu ditumbuk dengan alat tumbuk manual atau blender.

Cara mengkonsumsinya pun sangat mudah, cukup diseduh layaknya minum teh dengan takaran 1 gram bubuk akar bajakah dicampur dengan 500 mililiter air. Uji coba dilakukan selama kurang lebih tiga bulan. Mereka memberikan ramuan akar bajakah tersebut kepada tikus putih. Setelah memasuki hari ke 50, mencit yang diberikan air penawar dari bawang dayak mati, sementara mencit yang diberikan cairan kayu Bajakah, tetap sehat bahkan justru bisa berkembang biak.

KGPI Rencana Gelar Deklarasi Tito-BG

SUARANASIONAL.ID - Konsorsium Gerakan Pemuda Indonesia (KGPI) menyatakan akan menggelar deklarasi dukungan kepada...

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi