Membangun Jakarta, Anies Menggunakan Pendekatan Gerakan

Membangun Jakarta, Anies Menggunakan Pendekatan Gerakan


SUARANASIONAL.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan pendekatan yang digunakan dalam membangun Jakarta yaitu pendekatan gerakan yang mengedepankan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Sebab itu, Anies mengingatkan agar tidak ada yang merasa paling benar dan memonopoli solusi setiap masalah.

“Solusi bisa datang dari siapa aja. Jangan pernah merasa paling tahu dan memonopoli solusi atas setiap masalah. Apalagi bila di pemerintahan. Ide, solusi, terobosan dan kebaruan sering hadir dari masyarakat yang sehari-hari jadi pengguna jasa pelayanan,” tuturnya melalui akun instagram pribadinya @aniesbaswedan, Rabu (14/08). 

Itulah sebabnya, lanjut mantan Menteri Kebudayaan dan Pendidikan ini, pemerintah DKI Jakarta selalu mengedepankan pendekatan gerakan. Kini Pemprov DKI Jakarta sudah makin terbiasa untuk membangun dengan pendekatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk sama-sama menyelesaikan masalah dan itulah yang terjadi dalam urusan “signage” dan “way finding” untuk halte-halte di Jakarta.

“Berawal dari gagasan dan inisiatif teman-teman Forum Diskusi Transportasi Jakarta (FDTJ), minggu lalu kita undang diskusi ke Balaikota. Dan kemarin kita berkolaborasi untuk memasang papan informasi seputar transportasi publik pada 28 halte non BRT di sepanjang Jalan Sudirman – MH Thamrin,” lukasnya.

“Informasi yang dipasang tersebut berupa peta, penanda (signage), dan penunjuk jalan (wayfinding) untuk memudahkan masyarakat maupun turis mancanegara dalam menggunakan kendaraan umum di Jakarta,” imbuhnya.

Anies menekankan bahwa peta tersebut dirancang oleh FDTJ, yang mana Pemprov DKI mencetak, menggandakan dan memastikan terpasang dan tersedia di Halte. Menurutnya, kolaborasi ini juga melibatkan beberapa dinas dan unsur terkait, seperti Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, PT. Transportasi Jakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Kreavi.

“Peta ini menjadi salah satu simbol kolaborasi yang dibangun di Jakarta, bukan pemerintah bekerja sendiri, tapi pemerintah bekerja bersama masyarakat menyelesaikan masalah yang ada di kota ini, sebuah Kota 4.0,” lukasnya.

Peta yang dipasang, lanjutnya, adalah peta yang mengintegrasikan semua moda transportasi umum. Pesannya adalah integrasi antar moda di Jakarta makin hari makin lengkap makin komplet. Jadi ini adalah sebuah babak baru pengintegrasian #JakLingko.

“Pada sekolah dan keluarga, ajak anak-anak, gunakanlah kendaraan umum dan mampirlah lihat peta ini. Izinkan anak-anak kita belajar tentang transportasi umum massal dengan mereka mempelajari peta ini. Maka semangat untuk mendorong penggunaan transportasi umum massal ini akan meluas insyaAllah,” pungkasnya.

Siasat Meruntuhkan KPK

SUARANASIONAL.ID-Komisi Pemberantasan Korupsi merupakan lembaga progresif dalam bidang hukum pasca-reformasi. Di...

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi