Gawat Teluk Palu Telah Dijual ke Negara Cina?

Gawat Teluk Palu Telah Dijual ke Negara Cina?


SUARANASIONAL.ID - Teluk Palu telah dijual ke Negara Cina? Apakah pertanyaan itu benar adanya? Ternyata, pertanyaan itu keluar setelah jagat dunia maya dihebohkan dengan adanya tulisan berbahasa Cina yang terdapat di Google Maps, di salah satu lokasi Kota Palu, Sulawesi Tengah, sejak Sabtu (6/7) hingga Minggu (7/7), tempat Teluk Palu berada.

Lokasi yang dimaksud, sangat dikenal oleh masyarakat Kota Palu dengan nama, Penggaraman Pantai Talise. Salah satu akun Facebook (FB) bernama Rosiana Dewi, membagikan postingan disalah satu group FB, berupa screenshot Google Maps yang menunjukkan lokasi tersebut. Dimana lokasi itu, diberi nama dengan tulisan berbahasa Cina.

Sontak saja, postingan itu mendapat berbagai tanggapan dari warganet. Salah satunya tanggapan yang mengatakan, hal itu terjadi karena Teluk Palu telah dijual oleh pemerintah terkait kepada Negara Cina.

Sedangkan warganet lainnya, berusaha mencari tau apa arti dari tulisan yang berbahasa Cina.

Salah satu warganet memberikan komentarnya, jika arti tulisan yang berbahasa Cina di lokasi yang berada tepat di depan Sekolah Anutapura Palu, adalah Teluk Palu.

Namun, warganet lainnya masih ragu dengan arti kata tersebut. Warganet lainnya bahkan mengeluarkan komentarnya dengan mengatakan, biarkan saja Cina masuk ke Teluk Palu, agar mereka di sapu oleh tsunami Palu yang begitu ganas.

Seperti dilansir oleh media lokal Suarapalu.com. Coba buktikan dengan membuka Google Maps melalui ponsel. Ternyata, apa yang diributkan oleh warganet tersebut, benar adanya. Empat ponsel yang Suarapalu.com gunakan untuk membuka lokasi tersebut, semua bertuliskan bahasa Cina.

Suarapalu juga telah menelusuri artikel terkait dari tulisan Cina tersebut dan memang arti dari tulisan itu adalah Teluk Palu.

Yang membuat bingung, mengapa harus bahasa Cina yang digunakan dalam memberi nama lokasi tersebut? Sedangkan selama ini yang kita ketahui, bahwa bahasa Internasional yang umum digunakan oleh penduduk Dunia, adalah bahasa Inggris.

Walaupun Google Maps diubah ke berbagai bahasa dalam ponsel dan melihat ke lokasi tersebut, tulisan berbahasa Cina itu tetap nampak terlihat jelas. Apakah benar jika lokasi yang merupakan salah satu wilayah reklamasi di Teluk Palu tersebut, sudah dijual kepada Cina? WAllahu a’lam.

Hanya pemerintah dan pihak Google Maps saja yang dapat mengetahuinya.

Silahkan anda mencoba membuka aplikasi Google Maps di ponsel anda dan buktikan sendiri apa yang diperlihatkan. Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi belum mendapatkan komentar resmi dari pihak terkait.

KGPI Rencana Gelar Deklarasi Tito-BG

SUARANASIONAL.ID - Konsorsium Gerakan Pemuda Indonesia (KGPI) menyatakan akan menggelar deklarasi dukungan kepada...

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi