BPN Ingatkan Pemerintah Penuhi Standar Keselamatan Jalan Tol

BPN Ingatkan Pemerintah Penuhi Standar Keselamatan Jalan Tol

@iSTIMEWA


SUARANASIONAL.ID - Suhendra Ratu Prawiranegara, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno, mengungkapkan bahwa pembangunan jalan tol yang dilakukan pemerintahan saat ini masih jauh dari standar yang sudah ditetapkan. 

Suhendra menjelaskan, Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol sebenaranya sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.16/PRT/M/2014. Masalah ini juga yang saat ini sedang disoroti oleh YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia).

“Kalau saya harus jujur menyampaikan bahwa hampir semua ruas tol di Indonesia masih jauh dari pemenuhan poin persyaratan yang tertuang dalam peraturan tersebut,” tuturnya, (11/02).

Salah satu standar pelayanan yang saat ini belum dipenuhi pemerintah kepada masyarakat pengguna jalan tol, lanjut Suhendra, adalah mengenai lampu penerangan jalan (PJU) disepanjang jalan tol yang terpasang harus terpasang 100 persen.

“Begitu juga pagar pengaman (guardrail) yang juga harus terpasang 100 persen, pagar rumija, terdapat bengkel dan lain sebagainya. Semua hal tersebut harus terpenuhi SPM-nya selama jalan tol tersebut beroperasi,” tandasnya.

Pernyataan mantan Staf Khusus Menteri PUPR tersebut sekaligus membantah argumen pemerintah yang menyatakan bahwa sarana atau fasilitas tersebut akan disesuikan seiring bertambahnya volume dan arus lalu lintas pada jalan tol.

“Ini pernyataan yang keliru, tidak berdasar dan cenderung tidak memahami peraturan perundang-undangan. Dalam SPM Jalan Tol tersebut, semua sudah diatur persyaratan-persyaratan teknis jalan tol dan persyaratan non teksnisnya,” terangnya.

Sebagai contoh, tambah Suhendra, tentang kekesatan permukaan jalan tol harus memenuhi standar teknis yang disyaratkan, jalan tol tidak boleh terdapat lubang, juga tidak boleh terdapat keretakan sepanjang jalan utama dan bahu jalan. Karena hal ini semua akan berpengaruh pada keselamatan dan keamanan pengguna jalan tol.

“Jadi sederhananya, karena pengguna jalan sudah membayar tarif tol, maka hak pengguna jalan tol juga harus terpenuhi. Hak mendapatkan kelancararan, kenyamanan, keamanan dan keselamatan selama menggunakan jalan tol,”pungkasnya.

Mind Game, Permainan Berbahaya KPU

SUARANASIONAL.ID - Benarkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang menjalankan mind games, permainan pikiran? Mereka...

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi