Hal-hal yang Membatalkan Puasa, Jangan Sampai Melakukan Hal ini Kalau Nggak Mau Rugi
![]() |
Hal-hal yang membatalkan puasa (Dok. Ist) |
SuaraNasional.id - Bulan ramadhan 2025, tinggal menghitung hari. Artinya, umat muslim yang memenuhi syarat diwajibkan untuk berpuasa selama satu bulan penuh. Selain itu, umat muslim juga harus mengetahui hal-hal yang membatalkan puasa.
Perintah mengerjakan puasa terdapat dalam QS. Al-Baqarah ayat 183. Selain itu, umat muslim yang mengerjakan puasa bisa saja kehilangan pahala karena suatu hal. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam An-Nasai
كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوْع وَالْعَطْش
Artinya: "Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan sesuatu dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga."
Hal-hal yang Membatalkan Puasa
Bagi umat muslim yang akan menyambut bulan ramadhan, ada beberapa hal yang bisa membatalkan puasa. Untuk mengetahuinya, pahami penjelaskannya dibawah ini:
1. Makan dan Minum dengan Sengaja
Salah satu hal yang dapat membatalkan puasa adalah makan dan minum dengan sengaja. Jika seseorang makan atau minum dengan kesadaran penuh saat berpuasa, maka puasanya tidak lagi sah dan harus diganti di kemudian hari.
Dalam Al-Qur'an, tepatnya dalam Surah Al-Baqarah ayat 87, Allah SWT berfirman mengenai pentingnya menjalankan puasa dengan penuh kesungguhan. Oleh karena itu, umat Muslim, harus berhati-hati agar puasa tidak bayal.
Namun, jika seseorang makan atau minum karena lupa, maka puasanya tetap sah dan boleh dilanjutkan. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam yang penuh kasih sayang, di mana Allah SWT tidak membebani hamba-Nya di luar kemampuan mereka.
Jadi, selama berpuasa, kita harus selalu menjaga diri agar tidak makan dan minum dengan sengaja, serta memahami aturan-aturan yang telah ditetapkan dalam agama Islam.
2. Muntah dengan Sengaja
Muntah dengan sengaja termasuk salah satu hal yang bisa membatalkan puasa. Namun, jika muntah terjadi secara tidak sengaja, maka puasa tetap sah dan bisa dilanjutkan.
Contoh muntah yang tidak disengaja misalnya pada ibu hamil yang mengalami morning sickness, seseorang yang mabuk perjalanan darat, laut, atau udara, atau orang yang muntah saat menjalani ruqyah karena reaksi jin atau sihir dalam tubuhnya.
Akan tetapi, jika seseorang merasa mual dan sengaja memaksakan diri untuk muntah, maka puasanya batal. Oleh karena itu, selama berpuasa, sebaiknya kita tidak memaksakan muntah jika memang tidak perlu.
3. Haid atau Nifas Membatalkan Puasa
Bagi perempuan yang mengalami haid atau nifas saat berpuasa, maka puasanya otomatis batal. Hal ini sudah menjadi ketentuan dalam Islam, sehingga perempuan yang sedang haid atau nifas tidak boleh berpuasa.
Namun, sebagai gantinya, mereka wajib mengganti puasa di lain hari setelah bulan Ramadan. Kewajiban ini disebut dengan qadha puasa.
Perintah untuk mengganti puasa bagi perempuan yang haid juga disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Oleh karena itu, jika seorang perempuan mengalami haid atau nifas selama Ramadan tidak perlu khawatir.
4. Murtad atau Keluar dari Islam
Jika seseorang keluar dari agama Islam (murtad) saat sedang berpuasa, maka puasanya otomatis batal. Hal ini karena puasa adalah ibadah yang hanya berlaku bagi umat Muslim.
Selain itu, dalam ajaran Islam, seseorang yang murtad akan kehilangan seluruh amal ibadah yang telah dilakukan sebelumnya. Oleh karena itu, menjaga keimanan adalah hal yang sangat penting bagi setiap Muslim.
5. Berhubungan Suami Istri (Jima')
Salah satu hal yang bisa membatalkan puasa adalah berhubungan suami istri atau jima'. Yang dimaksud jima' di sini adalah terjadinya hubungan intim dengan adanya penetrasi antara alat kelamin laki-laki dan perempuan.
Karena puasa adalah ibadah yang menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu, maka melakukan jima' saat berpuasa tidak diperbolehkan. Jika seseorang melakukannya, puasanya langsung batal dan wajib menggantinya di hari lain.
Oleh karena itu, bagi pasangan suami istri, penting untuk menjaga diri agar tidak melakukan jima' selama menjalankan puasa agar ibadah tetap sah dan diterima oleh Allah SWT.
Nah, itulah beberapa hal yang bisa membatalkan puasa. Setelah mengetahuinya, umat muslim harus bisa menahan diri agar puasa berjalan lancar dan mendapatkan banyak pahala