Soal Data Harga Pasar, Pemerintah Vs Rakyat?

Soal Data Harga Pasar, Pemerintah Vs Rakyat?

Sandiaga S Uno, calon wakil presiden nomor urut 02 saat menghadiri diskusi publik bersama para tokoh nasional di Daerah Khusus Ibukota Jakarta. @iSTIMEWA


SUARANASIONAL.ID - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengatakan selalu mendengar keluh-kesah para pedagang tentang kenaikan harga pangan tiap kali menyambangi pasar-pasar. Hingga saat ini, dalam safari politiknya 4 bulan dari tahun yang lalu, telah hampir seribu titik dia kunjungi.

"Saya akui saya anak kota turun ke desa. Saya akui saya nggak bisa berkomunikasi tapi bicara keadilan bahwa yang mereka perjuangkan adalah keadilan dan kemakmuran. Rakyat menyatakan hidup mereka susah. Saya tanya cari kerja, susah. Mau di kota mau di pedesaan," tutur Sandi di Seknas Prabowo-Sandiaga di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (09/01).

Sandiaga tak menampik data pemerintah, namun ia menegaskan bahwa apa yang disampaikannya adalah pengalaman riil dari semua kunjungan yang dia lakukan.

"Soal kemakmuran. Harga-harga. Akal sehat dilawan dengan data, saya datang dengan cerita. Oke pemerintah boleh memberi segelontor data. Tapi saya bawa cerita, cerita emak-emak di pasar. Saya tanya yang di sini. Direkayasa atau tidak, saya tanya harga naik atau tidak? Nggak usah diajarin. Semua menyatakan yang sama (harga naik)," kata Sandiaga.

Menurut Sandiaga, Negara belum berpihak sepenuhnya kepada rakyat, buktinya banyak pekerja tanah air tak terpaksa bekerja di luar negeri, sementara negara di dalam negeri membuka ruang tenaga kerja bagi asing. 

"Kita belum sesuai dengan konstitusi kita memberikan kesempatan kerja pada anak bangsa, sampai anak bangsa harus menyambung nyawa di luar negeri untuk cari kerja. Sementara tenaga kerja di sini dibuka untuk tenaga kerja asing," imbuhnya.

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi