Sektor Pariwisata dan Devisi TKI Berkontribusi Positif Pada Current Account

Sektor Pariwisata dan Devisi TKI Berkontribusi Positif Pada Current Account

Faisal Basri Batubara. @iSTIMEWA


SUARANASIONAL.ID - Pesasukan (income) sektor pariwisata dan devisa TKI (Tenaga Kerja Indonesia) memiliki kontribusi penting menghambat defisit perdagangan Indonesia semakin tambah parah di 2018.

Faisal Basri Batubara, Pengamat Ekonomi dan Politik, melalui cuitannya di akun twitter pribadinya @FaisalBasri (Kamis, 10/01) sebelum menyampaikan soal peran sektor pariwisata dan devisa TKI, mengatakan bahwa penyebab defisit perdagangan adalah volume impor lebih besar dibandingkan volume ekspor berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik)

“Defisit perdagangan (nilai impor lebih besar dari nilai ekspor) minyak kembali melonjak tahun lalu. Tidak hanya untuk bahan bakar minyak (BBM), defisit juga sudah merembet ke minyak mentah sejak 2013,” tuturnya.

Namun, Dosen Ekonomi Universitas Indonesia ini membeberkan bahwa perkembangan bidang pariwisata dilihat dari peningkatan pengunjung turis asing memberikan dampak positif dalam menekan defisit. Selain itu, devisa hasil dari kerja keras TKI juga berpengaruh positif pada defisit.

“Syukurlah penerimaan dari pariwisata dan gaji TKI yang dibawa pulang berkontribusi positif. Tanpa keduanya, defisit akun lancar (current account) akan lebih parah,” tandasnya.

Kendati demikian, Faisal juga mengkiritisi target pemerintah soal peningkatan turis luar negeri yang melenceng selama dua tahun berturut-turut. 

“Jumlah turis mancanegara yang datang naik terus walaupun melambat dan tidak mencapai target dalam dua tahun terakhir,” tukasnya.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata menargetkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia selama 2018 tak menembus target pemerintah sebesar 17 juta orang.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, sejak Januari hingga November 2018, jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia sebesar 14,39 juta orang.

Disamping itu, lulusan Mater of Arts di Bidang Ekonomi Universitas Vanderbilt ini mengingatkan agar memperhatikan kecenderungan 6 negara Asia Pasifik yang akan mengalami penurunan pengunjung luar negeri. 

“Waspadai penurunan turis dari 6 negara ini (China, Japang, Korea Selatan, Netherlands, Taiwan dan Thailand),” pungkasnya.

Prabowo Akui Didikan Para Senior

SUARANASIONAL.ID - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menghadiri acara silahturahmi dengan para purnawirawan...

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi