Prabowo Singgung Kelakuan Pejabat yang Korupsi Bantuan Bencana Alam

Prabowo Singgung Kelakuan Pejabat yang Korupsi Bantuan Bencana Alam


SUARANASIONAL.IDKabar maraknya korupsi program bantuan bencana alam oleh sejumlah pejabat di Indonesia menjadi perhatian serius calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Prabowo saat berdialog dengan masyarakat korban selamat dari bencana tsunami, gempa, dan likuifaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, menyinggung kelakuan pejabat pemerintahan di Indonesia yang menilap dana bantuan bencana alam. Padahal, kata dia, program tersebut diperuntukkan bagi masyarakat terkena musibah yang tengah membutuhkan bantuan.

“Kita harus waspada, kita juga sedih di beberapa tempat ketahuan ada saja yang korupsi bantuan untuk bencana. Saya tidak mengerti, ada saja kelakuan seperti itu disaat saudara saudara kita terkena musibah,” ungkap Prabowo pada acara Temu Kader, Simpatisan dan Relawan dalam Kegiatan Prabowo Menyapa Masyarakat Sulawesi Tengah di Hotel Santika, Palu, Selasa (08/01).

Atas banyaknya aksi korupsi tersebut, Prabowo mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan berat. Mantan Danjen Kopassus ini pun berjanji bersama Sandiaga Salahuddin Uno mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berjuang bersama menyelamatkan bangsa dan negara Indonesia dari praktik korupsi.

“Kita masih punya pekerjaan yg berat kita harus selamatkan masa depan bangsa kita semua, kita harus memiliki pemerintah yang tidak korup. Ini panggilan untuk bangsa dan negara kita. Itu perjuangan saya, itu perjuangan kita semua, paparnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyebut laku para elite di Jakarta saat ini hampir sulit dipercaya lagi. Mereka juga selalu mengecawakan rakyat.

“Negara kita sudah lama dikecewakan oleh elit-elit yang ada di Jakarta, Kita ingin negara kita tidak korupsi, kita harus selamatkan bangsa Indonesia. Dan saya berpandangan bahwa elit di Jakarta sudah tidak bisa diharapkan lagi. Dan saya melihat rakyat sudah mengerti, sudah sadar, dan rakyat Indonesia tidak mau di bohongi lagi,” papar Prabowo menambahkan.

Seperti diketahui, praktik korupsi penanganan bencana alam kerap terjadi di berbagai sektor pemerintahan di Indonesia. Seperti kasus korupsi dana rehabilitasi gempa bumi di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk pembangunan gedung SD dan SMP yang melibatkan Anggota DPRD, Kepala Dinas dan pihak kontraktor.

Selain itu, adanya kasus korupsi pembangunan gedung shelter tsunami di daerah Pandeglang Banten senilai Rp18 miliar. Yang paling baru adalah Korupsi proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2017-2018 dalam proyek pengadaan pipa High Density Polyethylene (HDPE) di Bekasi dan daerah bencana di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah.

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi