Pemkab Poso Mengklaim Sepihak Lahan Pembangunan Bandara

Pemkab Poso Mengklaim Sepihak Lahan Pembangunan Bandara

Bandara Udara di Kasinguncu.@Istimewa

SUARANASIONAL.ID - Ahmad M Ali, Anggota DPR RI Komisi V, menyoal pembangunan Bandara di Kelurahan Kasinguncu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.Ia menekankan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) mengikuti aturan main dan tidak melakukan klaim sepihak dengan mengorbankan warga yang ada disekitarnya. 

"Permintaan untuk membangun bandara datang dari Pemkab. Semestinya hibah lahan itu sudah melalui berbagai proses yang ditentukan, seperti perencanaan, AMDAL, dan lahan yang sudah bersertifikat. Jadi tidak bisa pemerintah kabupaten hanya mengklaim lahan yang dihibahkan itu adalah milik pemerintah kabupaten tanpa ada alas hukum yang jelas," kata Ketua Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) di DPR itu pada Senin (18/09).

Menurutnya, jangan sampai anggaran untuk ganti rugi mungkin sudah dianggarkan, tapi tidak sampai ke tangan masyarakat. Ketika terjadi kecurangan, mau tidak mau warga harus menuntut hak ganti rugi atas lahan pembangunan Bandara Udara Kasinguncu dan Badan Hukum Partai Nasdem siap mengawal. Masyarakat jangan khawatir dengan jasa pengacara, semua akan kami siapkan, kalau memang mau menggugat.

"Kalau memang masyarakat meyakini bahwa dalam proses pembuatan sertifikat tersebut ada praktik manipulasi, maka sebaiknya digugat melalui PTUN dan kami siap membantu warga jika ingin melakukan gugatan dengan menyiapkan jasa pengacara melalui Badan Hukum Partai NasDem," kata Ali.

Masyarakat Kasinguncu didampingi Yoris dari Serikat Tani Nasional, dan Rasyidi Bakry, pengacara dari Perhimpunan Bantuan Hukum Rakyat Sulawesi Tengah menemui Ali di Jakarta, Senin (18/09)

Ia menambahkan bahwa persoalan lahan bandara kabupaten itu terkait dengan otonomi daerah, persoalan ganti rugi lahan warga untuk pembangunan bandara sebenarnya tidak berkaitan langsung dengan pemerintah pusat, karena alokasi APBN untuk pembangunan bandara hanya akan dikucurkan ketika Pemkab Poso telah mengibahkan lahan yang cukup untuk itu?

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi