Meskipun Diprotes Israel dan AS, Rusia tetap Memasok Persenjataan di Suriah

Meskipun Diprotes Israel dan AS, Rusia tetap Memasok Persenjataan di Suriah

Transaksi Senjata. @Istimewa

SUARANASIONAL.ID - Rusia akan tetap menyuplai rudal anti-pesawat terbarunya ke Suriah pasca pasukan Suriah menembak jatuh tanpa sengaja pesawat Rusia di langit Suriah saat berlangsung adu serangan udara Israel.

Insiden penembakan itu terjadi pada Senin lalu usai Suriah membalas serangan udara yang dilayangkan Israel ke provinsi Latakia. Merespon hal ini Israel pun menyalahkan militer Suriah.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu saat menanggapi desakan AS terkait keputusan ini bahwa kesepakatannya dengan Israel beberapa tahun lalu telah berubah lantaran sikap Israel.

“Sekarang, situasinya telah berubah, dan itu bukan kesalahan kami,” tuturnya saat menanggapi desakan AS.

Diketahui, setelah insiden itu penasihat keamanan nasional AS John Bolton mendesak Rusia untuk mempertimbangkan kembali keputusan yang disebutnya akan menyebabkan “eskalasi signifikan” dalam perang saudara Suriah.

Israel juga sempat memperingatkan Rusia terkait bahaya yang bakal ditimbulkan apabila Rusia tetap mengirimkan sistem S-300-nya ke Suriah. Hal itu dinyatakan sebagai pemberian senjata kepada aktor yang tidak bertanggung jawab.

Seperti diketahui, Rusia memiliki pangkalan udara di Suriah yang digunakan melakukan serangan udara untuk mendukung pasukan Presiden Bashar al-Assad. Kondisi tegang ini berpotensi destruktif andai masing-masing tergoda melepaskan serangan-serangan yang lost kontrol.

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi