KBP Saksi Pertukaran Budaya Lewat Tembang Mocopat Jawa dan Kawih Sunda

KBP Saksi Pertukaran Budaya Lewat Tembang Mocopat Jawa dan Kawih Sunda

Pembacaan Bait Tembang Oleh Ki Suryono di Kampung Budaya Polowijen (KBP). @Istimewa


SUARANASIONAL.ID - Bait tembang mocopat pocung yang dilantunkan Ki Suryono, guru sinau tembang Mocopat Jowo Kampung Budaya Polowijen (KBP) di hadapan para pengunjung Festival Panawijen Djaman Bijen yang digelar oleh KBP di Polowijen, Minggu (25/11).

"Makna terdalam dan pesan moral dari tembang mocopat pocung itu adalah memberikan wejangan kepada pengunjung yang rata-rata adalah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi tentang kesungguh-sungguhan dalam mencari ilmu sebagaimana terjemahan di atas," kata Ki Suryono.


Ngelmu iku kalakone kanthi laku

Ilmu itu hanya dapat diraih dengan cara dilakukan dalam perbuatan

Lekase lawan kas

Dimulai dengan kemauan

Tegese kas nyantosani

Artinya kemauan yang menguatkan

Setya budaya pangekese dur angkara

Ketulusan budi dan usaha adalah penakluk kejahatan


Bak gayung bersambut. Adelia dan Shinta, keduanya mahasiswa Fakultas Pendidikan IPS UPI Bandung tampil melantunkan sebuah tembang Sunda atau dengan istilah tembang kawih. Tembang kawih Isola yang menceritakan tentang bumi Silihwangi daerah Lembang Bandung di bawah kaki Gunung Tangkupan Perahu sebagai tempat pencetak generasi penerus bangsa.


Isola bumi Siliwangi

isola bumi Siliwangi

Liliwatan Bandung Lembang

melewati Bandung Lembang

Suku tangkuban parahu

di bawah kaki gunung tangkuban parahu

Ngabedega endah agreg sigrong

terlihat indah dengan bangunan yang kokoh

Isola pada muru tijauhna

Isola jadi tempat yang dituju oleh orang orang

Kajojo sanusantara

terkenal senusantara

Kader kader ker harepan bangsa

menciptakan calon generasi penerus bangsa

Ti isola mimitina

dari isola awalnya


Penggagas KBP, Ki Demang berpandangan, Festival Panawijen Djaman Bijen yang diselenggarakan KBP lebih seperti studi budaya antar daerah. Pasalnya, masing-masing saling bertutur dan berbagi cerita tradisi dan budaya. Ki Demang optimis bahwa kegiatan ini akan menjadi spirit bagi para mahasiswa untuk menambah pengetahuan khasanah budaya.

Menurut Ki Demang, hampir seluruh pengunjung Festival Panawijen Djaman Bijen tidak ada yang melewatkan rangkaian acara-demi acara, mulai dari penampilan topeng Malang, pengunjung juga diajak menari topeng Malang secara kolosal. Pengunjung juga terlibat memainkan permainan tradisional, musik dolanan serta terlibat membuat batik dan mengecat topeng. 

"Pelibatan para pengunjung secara langsung ini penting untuk menciptakan rasa memiliki seni budaya yang ada. Ini sebagai bagian dari nguri-nguri budoyo," kata Ki Demang. 

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang Edi Wijanarko yang hadir pada acara itu mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh KBP sebagai eduwisata yang berbasis kesenian dan kebudayaan. Kegiatan ini perlu didukung oleh pihak-pihak terkait. Pasalnya, seni budaya itu modal untuk merekatkan Nusantara. Ia mencontohkan kedua tembang khas Jawa dan Sunda yang dilantunkan tadi. Bagi dia, hal ini bisa menjadi ajang tukar budaya Jawa dan Sunda, bahkan daerah lain. 

"Kegiatan seni budaya ini merupakan salah satu visi Walikota Malang dan Dinas Budaya dan Pariwisata untuk mewujudkan kota Malang sebagai kota Wisata," tukasnya.

Prabowo: Saya Dituduh Tidak Beragama

SUARANASIONAL.ID – Prabowo Subianto, Calon Presiden RI Nomor Urut 02, berani dengan lantang mengungkapkan bahwa...

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi