Kasus Ratna Sarumaper Dihentikan, GRN Memperingatkan Prabowo

Kasus Ratna Sarumaper Dihentikan, GRN Memperingatkan Prabowo

Ratna Sarumpeat. @Istimewa

SUARANASIONAL.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI telah resmi menghentikan kasus Ratna Sarumpeat sebagai pelanggaran undang-undang Pemilu. Hal ini kemudian direspon oleh GNR (Garda Nasional untuk Rakyat), sebuah gerakan  mendukung pencalonan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden.

M Sayidi, Presidium GNR, mengatakan bahwa pihaknya (GNR) menghormati keputusan Bawaslu tersebut dan mengingatkan kepada kubu Prabowo-Sandi menjadikan itu sebagai pelajaran.

"Kami hormati keputusan Bawaslu mungkin itu yang terbaik, dan ini bisa menjadi pelajaran bagi Prabowo," tutunya, Kamis (25/10).

Status dihentikannya laporan terkait kasus Ratna Sarumpaet tertuang dalam surat pemberitahuan Bawaslu yang ditandatangani langsung oleh Ketua Bawaslu Abhan. Ketiga laporan ini terregister dalam nomor 02/LP/PP/RI/00.00/X/2018, 03/LP/PP/RI/00.00/X/2018 dan 04/LP/PP/RI/00.00/X/2018.

Lanjut Sayidi, yang mengharapkan pihak Prabowo-Sandi agar lebih berhati-hati, jangan sampai dibohongi lagi.

"Kami GNR minta agara Prabowo untuk berhati-hati. Tidak lagi menggunakan kebohongan sebagai alat untuk mencari dukungan dalam Pilpres," paparnya.

Disamping itu, Fritz Edward Siregar, Anggota Bawaslu, menerangkan bahwa Bawaslu sudah melakukan kajian, dengan memeriksa definisi kampanye dan memeriksa apakah tindakan terlapor terkait kasus Ratna Sarumapet masuk dalam kegiatan kampanye. Namun, pihaknya telah memeriksa pelapor, saksi, dan ahli dari KPU dan tidak ada pelanggaran Kampanye.

"Jadi berdasarkan kajian kami bahwa itu tidak termasuk dalam kegiatan kampanye jadi tidak dapat atau tidak melanggar pasal 280 ayat 1 Undang-Undang 7 Tahun 2017," pungkasnya.

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi