Indonesia Memiliki Potensi Besar Menjadi Pusat Ekonomi Halal

Indonesia Memiliki Potensi Besar Menjadi Pusat Ekonomi Halal

Costumer Service BRI Syariah. @Istimewa

SUARANASIONAL.ID - Rifki Ismail, Asisten Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI, menegaskan ekonomi syariah bukan perbankan semata karena pada hakikatnya memiliki ruang lingkup yang luas.

"Jangan mengira ekonomi syariah itu cuma bank. Makanan halal, parawisata halal, sekolah islam hingga sinetron dan film religi masuk dalam lingkup ekonomi syariah," kata Rifki Ismail di Seminar Ekonomi Syariah dengan teman Kebangkitan EKonomi Umat melalui Lemabaga Keuangan Mikro Syariah.

Ia menegaskan bahwa lembaga keuangan dan industri halal memiliki potensi untuk tumbuh lebih besar di Indonesia dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Kehadiran generasi milinial Indonesia yang memiliki jumlah besar dapat menjadi pasar potensi.

"Apalagi saat ini tengah terjadi proses digitalisasi dalam bidang ekonomi dan Indonesia punya generasi milineal yang cukup besar yang merupakan pasar potensi," ucapnya. 

Pejabat Bank BI tersebut menyampaikan bahwa dalam pengembangan ekonomi dan perbankan syariah jangan berorientasi lokal semata harus siap berkompetisi secara global. Disisi lain, pengembangan pesantren itu sangat penting, karena merupakan bagian dari pelaku ekonomi Islam yang memiliki banyak unit ekonomi.

Untuk mencapai semua itu, tidak hanya sebatas wacan tetapi harus eksekusi.

"Jadi ekonomi syariah tidak lagi bicara wacana namun eksekusi, salah stunya pemerintah sedang mengupayakan hadirnya sukuk syariah," tegasnya.

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi