Fadli Zon: Impor Beras, Pengkhianatan Kepentingan Rakyat

Fadli Zon: Impor Beras, Pengkhianatan Kepentingan Rakyat

Photo : Wakil Ketua Umum Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. @Istimewa

SUARANASIONAL.ID - Fadli Zon, Ketua Umum DPN HKTI (Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia), menghimbau kepada pemerintah untuk tidak lagi impor beras karena sama saja mengkhianati kepentingan petani, di Hari Tani Nasional yang jatuh pada 24 September.

"Kami menyatakan agar pemerintah tidak melakukan impor beras apalagi disaat para petani akan panen disaat cadangangn kita melimpah. Impor beras seperti itu jelas mengkhianati kepentingan rakyat, kepentingan petani," tutur Wakil Ketua DPR RI melalui video yang diupload di akun twitternya 11 jam yang lalu.

Fadli menegaskan agar pemerintah lebih mengutamakan hasil-hasil kebun dari petani sebagai bagian dari insentif untuk petani.

"Seraplah gabah petani semaksimal mungkin dengan harga yang baik sehingga ini menjadi insentif para petani," ucapnya.

Ia meyakini bahwa petani adalah tulang punggung bagi ketahanan pangan nasional. Tulang punggung bagi kedaulatan pangan Indonesia. Jangan sampai kita kehilangan petani kita dan kehilangan kedaulatan pangan kita. Salam tani makmur," papar Wakil Ketua Umum DPP Gerindra itu.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah membuka keran impor beras pada tahun 2018. Sebanyak 500.000 ton beras akan diimpor dari Vietnam dan Thailand (baca lebih jauh www.tribunnews.com/bisnis/).

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi