Erdogan dan Raja Salman Bicarakan Kasus Jamal Khashoggi

Erdogan dan Raja Salman Bicarakan Kasus Jamal Khashoggi

Racep Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Bin Abdulaziz. @Istimewa

SUARANASIONAL.ID - Orang nomer satu di Turki Recep Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz melakukan komunikasi lewat saluran telepon, Minggu (14/10) guna membahas hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi di Istanbul.

"Presiden Erdogan dan Raja Salman membicarakan kasus Jamal Khashoggi dan juga menekankan pentingnya membentuk gugus kerja serta kerangka investigasinya," sebut keterangan sumber pemerintahan Turki seperti dikutip dari AFP, Senin (14/10).

Sebelumnya ada pembahgasan mengenai pembentukan gugus kerja antara Turki dan Saudi, namun hal itu masih dalam proses perencanaan dan pelaksanaan.

Sambil menunggu hal itu, Kemlu menyampaikan bahwa Raja Salman menghubungi Erdogan guna membicarakan ihwal gugus kerja. Dan Saudi dengan terbuka akan menerima niat baik itu.

"Raja Saudi menghubungi Erdogan untuk berterima kasih dan menyambut baik niat Turki membentuk gugus kerja terkait menghilangnya seorang warga Saudi Jamal Khashoggi," kata Kemlu Saudi.

Khashoggi hilang pada 2 Oktober lalu saat dirinya memasuki gedung Konsulat Saudi di Istanbul untuk mengurus surat pernikahan.

Spekulasi hilangnya kolumnis yang kritis terhadap kerajaan Saudi khususnya Putra Mahkota Mohammed bin Salman terus bergulir. Termasuk soal Khashoggi yang disebut intelijen Turki telah dihabisi dan dimutilasi algojo yang dikirim khusus oleh Saudi.

Raja Salman juga memastikan tidak ada pihak yang bisa menghancurkan hubungan antar dua negara yang sudah tercipta dengan kuat.

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi