Demi Keselamatan Penerbangan, Payung Hukum Harus Dipatuhi

Demi Keselamatan Penerbangan, Payung Hukum Harus Dipatuhi

SUARANASIONAL.ID - Menurut Pakar Hukum Indonesia Akmaluddin Rachim, aturan hukum yang mengatur terkait dengan transportasi udara dan yang mengatur terkait dengan perlindungan konsumen menjadi penting guna memberikan pemahaman yang utuh kepada pelaku usaha dan konsumen. 

“UU No 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan, mengatakan bahwa penerbangan adalah kesatuan sistem yang terdiri atas pemanfaatan wilayah udara, pesawat udara,  aying udara, angkutan udara, navigasi penerbangan, keselamatan dan keamanan, lingkungan hidup, serta fasilitas penunjang dan fasilitas umum lainnya,” dalam tulisan yang diterima redaksi suaranasional.id, Kamis (8/11). 

Akmal sapaan akrab Akmaluddin Rachim menegaskan bahwa yang perlu digarisbawahi adalah frasa keselamatan dan keamanan. Ia menilai penyelenggaraan penerbangan melalui UU ini, dimaksudkan agar mewujudkan penerbangan yang tertib, teratur, selamat, aman, dan nyaman.

Itu artinya, ujar Akmal, UU a quo telah memberikan pijakan yang jelas dan kuat guna terpenuhinya hak-hak konsumen. 

“Dalam UU a quo, keselamatan penerbangan adalah suatu keadaan terpenuhinya persyaratan keselamatan dalam pemanfaatan wilayah udara, pesawat udara,  aying udara, angkutan udara, navigasi penerbangan, serta fasilitas penunjang dan fasilitas umum lainnya,” tandasnya.

“Keamanan penerbangan adalah suatu keadaan yang memberikan perlindungan kepada penerbangan dari tindakan melawan hukum melalui keterpaduan pemanfaatan sumber daya manusia, fasilitas, dan prosedur,” imbuhnya. 

Dari ketentuan tersebut, lanjut alumni hukum UMM itu, maka sejatinya UU a quo telah mengatur  ayung hukum bagi pelaku usaha di sektor penerbangan guna memberikan kepastian keselamatan, kenyamanan dan keamanan. 

Perlu diketahui bahwa belum kering air mata tangisan keluarga korban dan pemberitaan media tentang peristiwa nahas yang melibatkan maskapai Lion Air JT 610 rute Jakarta – Pangkalpinang, kemarin (Selasa, 6 November) maskapai penerbangan Sriwijaya Air SJ 091 dengan rute Bengkulu – Jakarta, mendapatkan sorotan setelah para penumpangnya menolak terbang gegara aroma menyengat dan panas (AC tidak berfungsi) di dalam pesawat.

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi