Cukai Tak Naik 2019, APTI: Terima Kasih Presiden Jokowi

Cukai Tak Naik 2019, APTI: Terima Kasih Presiden Jokowi

@ilustrasi

SUARANASIONAL.ID - Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif cukai rokok tahun 2019 dan menunda penerapan kebijakan penyederhanaan (simplifikasi) tarif cukai rokok. Sehingga tarif cukai rokok tetap sama dengan tahun 2018. Keputusan ini berdasarkan rapat kabinet yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Presiden Bogor, Jumat (02/11).

Ketua Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPN APTI), Agus Parmuji mengatakan, keputusan yang diambil Presiden Joko Widodo adalah sebuah bukti keberpihakan pemerintah pusat terhadap keberlangsungan hidup ekonomi petani tembakau nasional.

“Kalangan petani tembakau menyampaikan rasa terima kasih kepada pak Jokowi yang masih memperhatikan sektor pertembakauan sebagai salah satu aset strategis nasional,” kata Agus Parmuji di Jakarta, Rabu (07/11).

Agus mengungkapkan, kalangan petani sebelumnya resah dengan rencana pemerintah tersebut. Menyikapi hal itu, kalangan petani tembakau menyuarakan aspirasinya pada pemerintah pusat. APTI melayangkan surat baik ke Menteri Sekretaris kabinet, Menteri Pertanian, gubernur di masing-masing sentra tembakau, pemerintah kabupaten. Isi surat tersebut intinya, menghimbau bapak Presiden dan  Ibu Menteri Keuangan tidak menaikkan tarif cukai tahun 2019 dan menunda aturan simplifikasi taruf cukai yang tertuang dalam PMK 146/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau.

“Alhamdulillah masukan kami direspon sangat baik  oleh presiden Jokowi sehingga tidak ada kenaikan cukai tembakau tahun 2019. Semoga dengan tidak naiknya cukai tembakau di tahun 2019 akan sangat berdampak terhadap penyerapan bahan baku nasional,” ujarnya.

Kalangan petani tembakau berharap, semoga keputusan pemerintah pusat tidak bermuatan politis, melainkan murni ketulusan pemerintah. Dan, keberpihakan pemerintah pusat juga terus berlanjut dengan membuat kebijakan yang memayungi dan membentengi  sektor pertembakauan nasional. Misalnya, regulasi yang membatasi impor tembakau.

APTI meminta pemerintah untuk  menganjurkan ke semua industri tembakau  baik nasional maupun multinasional  yang sudah  memasarkan produknya di Indonesia agar semua bisa  berkompetisi untuk  membeli tembakau nasional di musim panen.

“Kebeperpihakan pemerintah terhadap sektor pertembakauan akan berdampak terhadap keberlangsungan dan kemakmuran rakyat tembakau, karena ketika rakyat petani makmur negara tidak mungkin akan hancur,” pungkasnya. *

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi