Bupati Boyolali Melanggar UU No. 7/2007

Bupati Boyolali Melanggar UU No. 7/2007

Habiburokhman, Anggota Direktorat Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi. @Istimewa

SUARANASIONAL.ID – Indikasi ujara kebencian yang dilakukan oleh Seno Samodra (Bupati Boyolali) terkait sentimen terhadap ucapan Calon Presiden RI Prabowo Subianto, membuat Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo - Sandiaga melaporkannya ke Bareskrim Polri dan Bawaslu.

Habiburokhman, Anggota Direktorat Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi, menegaskan bahwa Bupati Boyolali telah melanggar UU Nomor 7/2007 karena ada dugaan mengkoordinir massa untuk membenci dan menghina Prabowo. 

"Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu melarang seorang pejabat melakukan membuat kebijakan, melakukan tindakan yang menguntungkan atau yang merugikan salah satu pasangan calon," ujarnya di media center Prabowo-Sandi, Jakarta, Selasa (6/11).

Sebelumnya, sejumlah warga Boyolali menggelar aksi unjukrasa, memprotes pernyataan Prabowo yang menyebut "tampang Boyolali" saat menghadiri peresmian posko relawan di Boyolali, Jawa Tengah 30 Oktober lalu. Aksi digelar setelah warga menilai pernyataan Prabowo telah menghina warga Boyolali. Aksi digelar di Balai Sidang Mahesa Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (4/11). Dalam aksi tersebut Bupati Boyolali ikut angkat suara. 

Lanjut Habiburokhman, sudah ada beberapa bukti dan juga rekaman yang mengungkap ucapan Bupati Boyolali menebar kebencian dengan kata-kata yang sangat kasar. 

"Ada beberapa kalimat yang menurut bukti dan rekaman yang kami dapat, ada dugaan penggunaan kalimat sangat keterlaluan, sangat kasar," tandasnya.

Habiburrahman mengampaikan bahwa pelaporan ini bertujuan agar nantinya tidak ada lagi yang melakukan hal yang sama karena itu kepolisian dan Bawaslu mengusut tuntas dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Seno.

"Pihak-pihak yang nanti terbukti bersalah bisa mempertanggungjawabkannya, sama-sama dilihat nanti secara hukum itu bagaimana," ujarnya.

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi