Anies Baswedan Sayangkan Pelaporan Tak Subtansial

Anies Baswedan Sayangkan Pelaporan Tak Subtansial

Anies Baswedan. @iSTIMEWA


SUARANASIONAL.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menjalani pemeriksaan Badan Pengawas Pemilu atas dugaan pelanggaran terkait pose dua jari dalam sebuah forum Partai Gerindra di Bogor, Jawa Barat. Bawaslu memutuskan Anies tidak melanggar aturan apapun.

Anies mengaku mengapresiasi kinerja Bawaslu yang dengan profesional memanggil dan memeriksanya sesuai prosedur.

Kendati demikian, Anies mengingatkan publik agar tidak terjebak pada hal remeh yang mengabaikan substansi kampanye.

Menurutnya, dugaan kasus pelanggaran yang dialamatkan padanya cukup menjadi pelajaran bagi banyak orang agar dapat membuat laporan yang sesuai dengan subtansi. 

Lebih lanjut, kata dia, pelaporan mestinya menyasar pada hal yang lebih substansial, kalau tidak, publik akan terjebak pada perkara-perkara pelaporan yang tak penting dan mengaburkan nilai penting kampanye.

“Ada banyak hal yang bisa dijadikan laporan, tapi kalau kita dapat merespons kepada semua laporan tanpa memikirkan subtansinya nanti proses kampanyenya fokus kepada hal yang remeh,” katanya di Ecovention Ancol, Jakarta Utara, Jumat malam, dilansir Viva, (11/01).

“Mudah-mudahan,” katanya mengingatkan lagi, “ini menjadi pelajaran bagi semuanya agar fokus kepada subtansi,” sambungnya.

Anies mengaku tak kapok menghadiri kegiatan-kegiatan politik kepartaian setelah peristiwa di forum Partai Gerindra itu menjadi polemik. Namun dia menyarankan Bawaslu agar lebih mengutamakan laporan atau pengaduan yang substansial atau penting.

“Saya katakan di dalam ruangan itu, gunakan akal kesehatan dalam menilai setiap laporan. Maka laporan itu dinilai saja mana yang layak, mana yang tidak,” tukasnya.

Prabowo Akui Didikan Para Senior

SUARANASIONAL.ID - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menghadiri acara silahturahmi dengan para purnawirawan...

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi