3 Tujuan Pengembangan Nilai Budaya dalam Permainan Tradisional

3 Tujuan Pengembangan Nilai Budaya dalam Permainan Tradisional

Isa Wahyudi alias Ki Demang. @iSTIMEWA


SUARANASIONAL.ID - Undang Undang Nomor 05 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan memandatkan permainan rakyat dan olahraga tradisional perlu diperkenalkan kembali secara masif kepada masyarakat luas. Dalam UU tersebut, terdapat klausul bahwa permainan rakyat adalah salah satu dari 10 Objek Pembangunan Kebudayan yang diartikan sebagai berbagai permainan yang didasarkan pada nilai tertentu dan dilakukan oleh kelompok masyarakat secara terus menerus dan diwariskan pada generasi berikutnya, yang bertujuan untuk menghibur diri. 

Berbicara dalam Kajian Multidisipliner dengan tema ‘Pengembangan Permainan Tradisional dalam Membangun Industri Kreatif Masyarakat’ yang digelar oleh Lembaga Kebudayaan Universitas Muhammadiyah Malang, penggagas Kampung Budaya Polowijen (KBP) Ki Demang menyebutkan 3 tujuan dari mengembangkan nilai budaya dalam permainan tradisional. Pertama, memelihara dan mengembangkan serta melestarikan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam permainan tradisional. 

Kedua, menggali nilai-nilai budaya yang terkandung dalam permainan tradisional sebagai usaha penawaran berbagai alternatif nilai-nilai budaya bangsa dalam rangka pembentukan kerangka acuan sebagai pedoman tingkah laku untuk menjamin efektivitas pergaulan lintas suku/kelompok sosial yang ada di Indonesia.

“Dan ketiga, menggali bentuk-bentuk permainan tradisional sebagai unsur kebudayaan untuk dijadikan bahan penyusunan pendidikan kebudayaan bangsa,” kata Ki Demang.

Menurutnya, permainan tradisional ini memainkan peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Pasalnya, permainan tradisional sebagai salah satu khasanah budaya bangsa memiliki ragam fungsi.

“Berfungsi sebagai alat hiburan dan pengisi waktu senggang dan sebagai sarana sosialisasi nilai-nilai budaya masyarakat pendukungnya,” katanya.

liputan6.com, detik.com, yahoo.com, twitter.com, facebook.com, berita terkini, viral, video terbaru, ratna sarumpaet , politik, 2018, pilpres, jokowi maruf, prabowo sandi